Try Out Soal CBP-INNA Hemodialisa

Persiapan Ujian Sertifikasi Perawat Hemodialisa

30
Soal Latihan
100%
Lengkap
CBP-INNA
Bersertifikat
Soal 1

Sebelum memulai tindakan hemodialisa, perawat harus melakukan assessment yang komprehensif. Manakah dari berikut ini yang BUKAN merupakan bagian dari assessment pre-dialisis?

Jawaban: c - Assessment fokus pada kondisi terkait cairan, elektrolit, dan akses dialisis, bukan kondisi thorax secara rutin.
Soal 2

Komplikasi yang paling sering terjadi selama prosedur hemodialisa adalah:

Jawaban: c - Hipotensi intradialitik merupakan komplikasi akut yang paling umum, sering disebabkan oleh kehilangan cairan yang cepat.
Soal 3

Seorang pasien hemodialisa mengeluh kram otot yang hebat pada tungkai selama sesi dialisis. Tindakan perawat pertama yang tepat adalah:

Jawaban: c - Kram sering disebabkan oleh hipovolemia atau pergeseran cairan yang cepat. Pemberian cairan dapat membantu meredakan gejala.
Soal 4

Tanda dan gejala dari sindrom ketidakseimbangan dialisis (Disequilibrium Syndrome) adalah:

Jawaban: b - Sindrom ini disebabkan oleh pergeseran osmotik yang cepat dan edema serebral.
Soal 5

Dalam manajemen akses AV Fistula, manakah tindakan yang dianjurkan untuk dilakukan oleh perawat?

Jawaban: b - Mendengarkan bruit dan merasakan thrill adalah cara sederhana dan vital untuk memantau patensi fistula.
Soal 6

Bahan sterilisasi yang umum digunakan untuk membersihkan penutup (cap) kateter hemodialisa tuneled adalah:

Jawaban: b - Chlorhexidine dan povidone-iodine adalah antiseptik yang direkomendasikan untuk perawatan akses kateter central.
Soal 7

Jika terjadi pembengkakan, kemerahan, dan nyeri pada area akses AV Fistula, perawat harus mencurigai:

Jawaban: b - Tanda-tanda inflamasi lokal mengindikasikan kemungkinan infeksi.
Soal 8

Target nilai Kt/V yang umum digunakan sebagai indikator kecukupan dialisis adalah:

Jawaban: c - Nilai Kt/V > 1.2 menunjukkan dialisis yang adekuat sesuai standar banyak guideline.
Soal 9

Prinsip utama dari diet pasien hemodialisa adalah:

Jawaban: c - Pasien HD perlu protein untuk mengganti yang hilang, namun harus membatasi kalium, fosfor, dan cairan karena ginjal tidak mampu membuangnya.
Soal 10

Heparin digunakan selama hemodialisa untuk mencegah:

Jawaban: c - Antikoagulasi diperlukan untuk menjaga darah tetap cair dalam sirkuit ekstrakorporeal.
Soal 11

Tindakan segera jika terjadi emboli udara dalam sirkuit dialisis adalah:

Jawaban: c - Tindakan ini untuk mencegah udara masuk lebih jauh ke dalam sirkulasi pasien.
Soal 12

Komplikasi jangka panjang dari akses vaskular AV Fistula yang ditandai dengan nyeri, pucat, dan dingin pada tangan adalah:

Jawaban: b - Steal syndrome terjadi ketika fistula "mencuri" aliran darah dari bagian distal lengan.
Soal 13

Pemeriksaan laboratorium yang paling sensitif untuk mengevaluasi keseimbangan kalsium dan fosfor pada pasien gagal ginjal adalah:

Jawaban: c - PTH meningkat sebagai respons terhadap hiperfosfatemia dan hipokalsemia, mengindikasikan gangguan metabolisme mineral dan tulang.
Soal 14

Sebelum melakukan penusukan (kannulasi) AV Fistula, perawat harus melakukan:

Jawaban: b - Memastikan fistula berfungsi dengan baik adalah langkah wajib sebelum kannulasi.
Soal 15

Penyebab utama dari hiperkalemia pada pasien gagal ginjal kronis adalah:

Jawaban: b - Ginjal yang rusak tidak dapat membuang kelebihan kalium dari darah.
Soal 16

Tindakan yang benar dalam perawatan kateter hemodialisa non-tunneled (kateter temporary) adalah:

Jawaban: a - Perawatan dan penggantian balutan yang steril dan rutin sangat penting untuk mencegah infeksi.
Soal 17

Reaksi hipersensitivitas tipe A selama hemodialisa yang dapat mengancam jiwa sering dikaitkan dengan:

Jawaban: b - Reaksi anafilaktoid ini sering terjadi pada pemakaian pertama dializer yang disterilkan dengan ethylene oxide.
Soal 18

Jika terjadi perdarahan yang berkepanjangan dari tempat penusukan jarum (needle site) setelah hemodialisa, tindakan perawat adalah:

Jawaban: b - Tekanan langsung adalah intervensi pertama dan paling efektif untuk mengontrol perdarahan lokal.
Soal 19

Istilah "dry weight" atau berat badan kering pada pasien hemodialisa merujuk pada:

Jawaban: c - Dry weight adalah berat target setelah ultrafiltrasi optimal, di mana pasien euvolemik.
Soal 20

Prinsip "Time, Temperature, Tension" dalam manajemen akses vaskular berhubungan dengan pencegahan:

Jawaban: b - Prinsip ini untuk memastikan fistula matang dengan baik dan mengurangi risiko steal syndrome.
Soal 21

Selama hemodialisa, monitor tekanan venous yang tinggi (high venous pressure) mengindikasikan:

Jawaban: b - Tekanan venous meningkat jika ada hambatan pada aliran darah kembali ke tubuh pasien melalui jarum venous.
Soal 22

Penyebab utama dari pruritus (gatal-gatal) pada pasien hemodialisa adalah:

Jawaban: b - Hiperfosfatemia dan toksin uremik adalah penyebab utama gatal kronis pada pasien CKD.
Soal 23

Tindakan pencegahan infeksi universal yang HARUS dilakukan perawat sebelum melakukan kannulasi akses vaskular adalah:

Jawaban: b - Hand hygiene dan teknik aseptik adalah dasar dari pencegahan infeksi.
Soal 24

Jika seorang pasien mengalami nyeri dada dan sesak napas yang mendadak selama hemodialisa, kemungkinan komplikasi yang paling berbahaya adalah:

Jawaban: c - Gejala-gejala kardiopulmoner akut memerlukan evaluasi segera untuk menyingkirkan penyebab yang mengancam jiwa.
Soal 25

Untuk mencegah komplikasi hipotensi intradialitik, perawat dapat melakukan intervensi berikut, KECUALI:

Jawaban: b - Makanan berat dapat menyebabkan hipotensi karena pengaliran darah ke saluran cerna, sehingga biasanya tidak dianjurkan.
Soal 26

Tujuan dari priming (pembilasan) circuit dan dialyzer dengan normal saline sebelum terapi adalah untuk:

Jawaban: b - Priming menghilangkan gelembung udara dan sisa sterilan (seperti ethylene oxide) yang dapat membahayakan pasien.
Soal 27

Istilah "reuse" dalam hemodialisa merujuk pada:

Jawaban: c - Reuse dialyzer adalah proses membersihkan dan menggunakan kembali dialyzer untuk sesi berikutnya pada pasien yang sama, meski kini sudah jarang.
Soal 28

Zat terlarut yang paling efektif dibuang oleh proses difusi selama hemodialisa adalah:

Jawaban: b - Difusi sangat efektif untuk membuang molekul-molekul kecil seperti urea dan kreatinin.
Soal 29

Sebelum memulai program hemodialisa, pendidikan kesehatan yang penting bagi pasien dan keluarga adalah tentang:

Jawaban: b - Pemahaman tentang akses vaskular adalah kunci keberhasilan terapi jangka panjang dan pencegahan komplikasi.
Soal 30

Seorang perawat hemodialisa menemukan bahwa mesin mengeluarkan alarm "Blood Leak". Tindakan yang tepat adalah:

Jawaban: b - Alarm blood leak menunjukkan kemungkinan ruptur membran dialyzer, dimana darah dapat tercampur dengan dialisat. Mengembalikan darah berisiko tinggi menyebabkan infusi bakteri atau kontaminan ke pasien.